Tulisan dari: koranmemo.com
Setiap orangtua pasti melatih kemandirian anak dengan tujuan anak menjadi mandiri utamanya mandiri dalam mengurusi kebutuhan dan menyelesaikan masalah sendiri.
Melatih kemandirian anak bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tentu melatih kemandirian anak tidak bisa instan tetapi membutuhkan kesabaran.
Tetapi yang perlu diketahui kalangan orangtua bahwa cara memandirikan dengan anak harus berdasar ilmu.Sehingga cara yang diterapkan untuk memandirikan benar dan sesuai dengan fase tumbuh kembang anak.
Dalam video yang diunggah akun youtube Abaihsan Channel pada 11 Agustus 2020, Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari atau yang akrab disapa Abah Ihsan, pakar parenting nasional menjelaskan ada lima kesalahan dalam melatih kemandirian anak diantaranya :
1. Memandirikan anak dengan mengabaikan perasaan anak
Cara salah melatih kemandirian anak yang pertama adalah memandirikan dengan mengabaikan perasaan anak. Memandirikan anak haruslah tetap menjaga perasaan anak.
Misalnya ketika anak punya masalah, kebingungan, orangtua tidak mau membantu anak dengan alasan agar anak mandiri. Padahal kemandirian anak juga perlu dukungan mental dan motivasi orangtua.
2. Memandirikan anak adalah membebaskan peran orangtua
Cara yang salah dalam melatih kemandirian anak adalah orangtua membebaskan diri dari mempengaruhi anak.
Orangtua berhenti membantu anak, tidak peduli dengan kerepotan anak dengan alasan agar anak mandiri. Padahal kita sebagai orangtua tetap berkewajiban membantu anak.
3. Memandirikan anak adalah membebaskan anak dari kesalahan
Cara yang salah dalam melatih kemandirian anak adalah membiarkan anak ketika bersalah. Orangtua tidak mau mengoreksi dan membetulkan kesalahan anak dengan alasan jika dibetulkan, anak tidak akan mandiri.
Cara ini salah sebab anak tetap perlu petunjuk dan arahan dari orangtua.
4. Kemandirian yang dipaksakan dan tidak bertahap
Cara yang salah dalam melatih kemandirian anak adalah memandirikan anak tanpa memperhatikan usia anak. Misalnya, anak dibiarkan membaca berbagai pengetahuan yang berbahaya tanpa bimbingan.
Alasannya agar anak mandiri. Padahal bimbingan orangtua sangat diperlukan agar anak tidak salah arah.
5. Memandirikan tanpa memanjakan anak
Cara yang salah dalam melatih memandirikan anak adalah berhenti memanjakan anak. Misalnya orangtua tidak pernah lagi menyuapi anak, atau tidak pernah menggendong anak.
Alasannya agar anak mandiri. Padahal anak butuh sebuah suasana keharmonisan keluarga dengan memanjakan diri.
Tidak ada masalah kita memanjakan anak asal hanya sesekali, tidak terus menerus. Sebab memanjakan anak juga salah satu bentuk kasih sayang orangtua.